Showing posts with label doa. Show all posts
Showing posts with label doa. Show all posts

Sunday, September 28, 2014

Doa mengelak dari lupa

Doa mengelak dari lupa:
اللَّهُمَّ زِدْنَا وَلَا تَنْقُصْنَا، وَأَكْرِمْنَا وَلا تُهِنَّا، وَأَعْطِنَا وَلَا تَحْرِمْنَا، وَآثِرْنَا وَلا تُؤْثِرْ عَلَيْنَا، وَأَرْضِنَا
Maksudnya: “Ya Allah, tambahkanlah buat kami jangan Engkau kurangkan, muliakanlah kami jangan dihina, berilah buat kami jangan ditahannya, dan pilihlah kami jangan Engkau biarkan, dan redhailah kami dan redhailah pula semua usaha kami.” (Riwayat Ahmad no. 224) Doa ini dibaca oleh Nabi s.a.w. sebaik sahaja selesai menerima wahyu. Justeru, digalakkan membaca doa ini sebaik sahaja mendapat ilmu agar terus tersemat dalam minda & dijauhi penyakit lupa.

Monday, October 10, 2011

Ayat-ayat Pembatal Sihir



Ayat-ayat Pembatal Sihir
Ayat-ayat untuk pembatal sihir.
Cara amalan ialah niatkan ayat yang kita baca dan sedekahkan untuk badan kita. Jadikan ia sebagai pendinding dan pantulan. Mudah-mudahan sihir yang datang kepada kita akan terpantul semula kepada si penghantar.

DOA-DOA Mustajab (JOM kita berusaha amalkan.)

Doa Imam al-Ghazali


Doa Imam al-Ghazali 

O Allah, show us things as they are


Salin dan tampal
 

Terjemahannya:

“Ya Allah, aku memohon kepadaMu nikmat yang paling sempurna, dan pemeliharaan yang paling kekal, dan rahmat yang paling menyeluruh, dan afiat yang paling berhasil, dan kehidupan yang paling senang, dan umur yang paling bahagia, dan ihsanMu yang paling sempurna, dan nikmatMu yang paling menyeluruh, dan kelebihanMu yang paling sedap dan lemah lembutMu yang paling dekat. Ya Allah, jadilah Engkau sentiasa pembela kami, bukan penghukum ke atas kami.”

“Ya Allah, habiskanlah ajal kami dengan kebahagiaan, dan berikanlah kepada kami yang lebih baik daripada apa yang kami harapkan dan iringkanlah pagi dan petang kami dengan keafiatan, dan jadikanlah kesudahan kami dan kemuncak cita-cita kami untuk mendapat rahmatMu. Dan tuangkanlah hujan yang lebat daripada kemaafanMu ke atas dosa-dosa kami, dan sentiasalah Engkau memberi nikmat kepada kami dengan membaikkan segala keaiban kami dan jadikanlah takwa itu sebagai bekalan kami, dan jadikan pula kesungguhan kami dalam memperjuangkan agamaMu dan jadikanlah tawakkal dan pegangan kami hanya dengan Engkau”.

“Ya Allah, tetapkanlah kami berada di atas jalan istiqamah, dan lindungilah kami di dunia ini daripada mengerjakan perkara-perkara yang mengakibatkan penyesalan kami di hari kiamat nanti dan ringankanlah bebanan dosa-dosa kami dan kurniakan kepada kami kehidupan hamba-hambaMu yang baik-baik dan jauhkan kami segala kejahatan orang-orang yang jahat dan lepaskanlah leher kami dan leher ibubapa kami dan seluruh saudara kami yang lelaki dan perempuan daripada belenggu api neraka. Semuanya itu dengan berkat rahmatMu, wahai Tuhan Yang Maha Mulia dan Maha Mengampuni dan Maha Pemurah lagi menutupi keaiban kami, wahai Tuhan yang Mengetahui dan Maha Perkasa. Ya Allah, Ya Allah, Ya Allah, dengan RahmatMu wahai Tuhan yang lebih Pengasih daripada segala yang pengasih, wahai Tuhan yang dahulu daripada segala yang terdahulu, wahai Tuhan yang kemudian daripada segala yang kemudian, wahai Tuhan yang mempunyai kekuatan yang sangat kukuh, wahai Tuhan yang sangat Mengasihi orang-orang yang miskin dan Tuhan yang terlebih kasih sayang daripada segala orang yang kasih saying, tidak ada Tuhan yang layak disembah melainkan Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku ini termasuk di kalangan orang yang menzalimi dirinya sendiri.”

Monday, August 29, 2011

Semoga berjumpa lagi Ramadhan, inshaAllah







Malam ini inshaAllah menjadi malam terakhir Ramadhan 1432H, malam ke-29.

Apa rasa?

Berbaur...

Sayu,
Sedih,
Rasa tak sempat,
Rasa rugi tak seize masa,
Rasa taknak Ramadhan ini berlalu.

Belum berpisah lagi sudah rindu...

Tulah,
Apa yang ada jarang disyukuri,
Bila dah takde baru ternanti-nanti.

Bak firman Allah dalam Surah Ibrahim, 14: 7



14:7

"...Sesungguhnya jika kamu bersyukur, nescaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmatKu), maka pasti azabKu sangat berat"

Mengambil semangat ayat di atas, saya bersyukur kerana diberikan kesempatan kali ini, tahun ini untuk berpuasa, menekuni ibadat wajib dan menambah ibadat sunat. Dengan harapan, prestasi ini dapat dikekalkan dan dipertambahbaikan selari dengan peningkatan usia dan kematangan jiwa.

Ramadhan berlalu meninggalkan kita. Adakah Ramadhan kali ini masih sama dengan Ramadhan kita sewaktu dulu-dulu (dengan makna tiada perubahan, hanya sekadar menahan lapar dan dahaga)? Harap-harapnya, setiap tahun ada peningkatan ke arah kebaikan, inshaAllah.

**********************************************************************************

Antara doa perpisahan Ramadhan yang disedut dari sini.


Doa 1
Dari Jabir bin Abdillah ra dari Muhammad al Mustafa SAW: Beliau bersabda,“Siapa yang membaca doa ini di malam terakhir Ramadhan, ia akan mendapatkan salah satu dari dua kebaikan: menjumpai Ramadhan mendatang atau pengampunan dan rakhmat Allah.”
“Ya Allah, janganlah Engkau jadikan puasa ini sebagai puasa yang terakhir dalam hidupku. Seandainya Engkau berketetapan sebaliknya, maka jadikanlah puasaku ini sebagai puasa yang dirakhmati bukan yang hampa semata”
Doa 2
Ya Allah, dalam kitab yang Kau wahyukan (kepada Nabi Muhammad SAW), Engkau berfirman: “Bulan Ramadhan adalah bulan yang diturunkannya Al Qur’an di dalamnya”. Tetapi sebentar lagi berlalu. Aku mohonkan padaMu dengan perantaraan WajahMu yang mulia, dengan perantaraan kalimat-kalimatMu yang sempurna, seandainya masih tersisa padaku dosa yang belum Kau ampuni, atau dosa yang (menyebabkan) aku disiksa karenanya (hingga) terbitnya fajar malam ini, atau hingga berlalunya bulan ini, maka ampunilah semuanya, wahai Dzat Yang Paling Pengasih dari semua yang mengasihi.
Ya Allah, bagiMu segala pujian. Segala pujian yang telah Kau ucapkan untuk diriMu sendiri, segala pujian sungguh-sungguh yang diungkapkan hambaMu yang bijak dan senantiasa berzikir dan bersyukur kepadaMu. Merekalah orang-orang yang telah Kau bantu menunaikan hak-hakMu dari sebagian makhlukMu yang tersebar di alam ini, baik dari kalangan malaikat yang dekat denganMu ataupun nabi-nabi yang telah Engkau utus ataupun orang-orang yang berfikir ataupun dari kalangan mereka yang bertasbih kepadaMu.
Sungguh, Engkau telah mengantar kami ke bulan Ramadhan ini dan telah mengaruniai kami kenikmatan dan anugerah. Engkau telah menampakkan kemurahan dan pemberianMu. Karenanya, padaMu bermuara segala sanjungan yang abadi, kekal, dan menetap selamanya. Betapa agung sebutanMu.
Tuhanku, bantulah aku menjalani bulan Ramadhan sehingga Engkau sempurnakan puasa, shalat dan segala kebaikan, syukur dan dzikir kami di bulan ini. Oh Tuhanku, terimalah puasaku dengan sebaik-baiknya penerimaan, perkenanan, maaf, kemurahan, pengampunan, dan hakikat keridaanMu. Sehingga Kau memenangkan aku dengan segala kebaikan yang dituntut, segala anugerah yang Kau curahkan di bulan ini. Selamatkanlah aku di dalamnya dari kekhawatiran terhadap bencana yang mengancam atau dosa yang berlangsung terus.
Duhai Tuhanku, aku bermohon padaMu dengan keagungan yang diminta hambaMu dari kemuliaan nama-nama dan keindahan pujianMu dan dari para pengharap yang istimewa. Sudilah Engkau mencurahkan rakhmatMu kepada Muhammad dan keluarganya. Dan agar Kau jadikan bulan ini seagung-agungnya Ramadhan, yang telah berlalu dari kami sejak Engkau turunkan ke dunia, sebagai berkah dalam menjaga agama, jiwa dan segala kebutuhanku. Juga berkatilah aku dalam semua persoalan, sempurnakanlah pemberian nikmatMu, palingkanlah aku dari keburukan dan hiasi aku dengan busana kesucian di bulan ini.
Demikian pula, dengan rakhmatMu golongkanlah aku ke dalam orang-orang yang mendapatkan (keutamaan) malam al-Qadar. Malam yang telah Kau tetapkan lebih baik dari seribu bulan dalam keagungan ganjaran, kemuliaan perbendaharaan, keindahan syukur, panjang umur, dan kemudahannya yang berlanjut.
Oh Tuhanku, aku bermohon dengan perantaraan rakhmat, kebaikan, ampunan, karunia, keluhuran, kebaikan, dan pemberianMu. Janganlah Engkau jadikan Ramadhan ini sebagai kesempatan terakhirku. Sudilah Engkau mengantar aku hingga Ramadhan berikutnya dalam keadaan yang paling baik. Perlihatkan aku hilal Ramadhan berikutnya, bersama orang-orang yang melihat keleluasaan rakhmatMu. Dan limpahkanlah anugerahMu, wahai Tuhanku. Tiada ada Tuhan selain Allah.
Semoga perpisahanku dengan bulan Ramadhan ini bukanlah perpisahan untuk selamanya dan bukan pula akhir pertemuanku. Sehingga aku dapat kembali bertemu pada tahun mendatang dalam keadaan penuh keluasan rezaki dan keutamaan harapan. Kini aku berada di hadapanMu dengan penuh kesetiaan. Sesungguhnya Engkay Maha Mendengar segala doa. Ya Allah, dengarkanlah pengaduanku ini. Perhatikanlah rintihan, kerendahan, kepapaan dan penyerahan diriku ini.
Aku berserah diri padaMu, Tuhanku. Aku tidak mengharapkan kemenangan, ampunan, kemuliaan, dan penyampaian (kepada cita-citaku) kecuali padaMu. Anugerahilah aku keagungan pujianMu, kesucian nama-namaMu, dan kesampaianku kepada Ramadhan berikutnya dalam keadaan terbebas dari semua keburukan, kekhawatiran dan ganjalan. Segala puji untukMu semata, yang telah membantu kami untuk menunaikan puasa dan mendirikan qiyamul lail di bulan Ramadhan ini, hingga malamnya yang terakhir.”
Temans, Seorang penyair Arab pernah mengingatkan dalam sya’irnya,
“Bukanlah hari raya Id itu bagi orang yang berbaju baru, melainkan hakekat Id itu bagi orang yang bertambah ta’atnya (kepada Allah swt.).”
Taqabbalallahu minna waminkum, wakullu ‘aamin wa antum bikhairin.
**********************************************************************************

Gelisah hati kerana berpisah,
Pujuk hati supaya pasrah,
Jangan hati, jangan susah,
Tumpukkan doa harapan pada Allah.

Untuk diri saya, semoga Ramadhan ini berjaya membentuk diri yang saya mahu sejajar dengan fitrah diciptakan Tuhan yang melalui jalan yang disediakan, inshaAllah.

Apa yang penting istiqamah!

Aja! Aja! Fighting!

Buat Shawal, selamat datang!

Semoga saya yang fitrized (difitrahkan) tetap hingga ke akhir hayat, inshaAllah.

p/s menunggu diri yang telah difitrahkan

Saturday, April 9, 2011

Nota buat the other half

Kerana ada satu perkara yang aku simpan,
Untuk aku ceritakan kepadamu,
Wahai lelaki yang menjadi suamiku.

Aku harap kita sudah bersedia,
Untuk menempuh jalan yang tidak pasti dihadapan,
Bersama dengan kualiti yang kita ada dan terus dipupuk.

Semoga kebersamaan kita ini,
Merintis jalan ke syurga abadi,
Dengan Rahmat dan limpah kasih sayang Tuhan.

Semoga engkau menjadi peneman,
Cerminan buat diriku yang aku yakin,
Kau pun menuju ke arah sesuatu yang baik.

Thursday, March 31, 2011

Doa jika bermimpi buruk

Allahumma inni a3uudhubika min 3amali al-shaitaan wa sayyiaat al-ahlaam

Ya Tuhan, sesungguhnya aku berlindung dari perbuatan syaitan dan mimpi buruk

ahlam - mimpi (alif-ha adik beradik jim - lam alif - mim)

ludah kiri 3 kali each baca ayat di atas. kalau tak ingat, ta3awudh pun boleh

Tuesday, March 1, 2011

Lelaki idaman saya ^_^ adalah reflection diri saya, inshaAllah

Ni saya ambil dari orang.

Lelaki idaman saya adalah seorang lelaki yang beriman
Yang hatinya disaluti rasa takwa kepada ALLAH
Yang jiwanya penuh penghayatan kepada ALLAH

Yang sentiasa halus dengan ilmu
Yang sentiasa dahagakan pahala
Yang solatnya adalah maruah dirinya
Yang tidak pernah takut berkata benar
Yang tidak pernah gentar untuk melawan nafsu
Yang sentiasa bersama kumpulan orang-orang yang berjuang di jalan ALLAH

Lelaki idaman saya adalah lelaki yang menjaga tuturkatanya
Yang tidak bermegah dengan ilmu yang dimilikinya
Yang tidak bermegah dengan harta dunia yang dicarinya
Yang sentiasa berbuat kebajikan kerana sifatnya yang penyayang
Yang mempunyai ramai kawan dan tidak mempunyai musuh yang bersifat jembalang

Lelaki idaman saya adalah lelaki yang menghormati ibunya
Yang sentiasa berbakti kepada kedua orang tua dalam keluarga
Yang bakal menjaga kerukunan rumahtangga
Yang akan mendidik isteri dan anak-anak mendalami Islam
Yang mengamalkan hidup penuh kesederhanaan
Kerana dunia baginya adalah rumah sementara menuju akhirat

Lelaki idaman saya sentiasa bersedia untuk menjadi imam 
Yang hidup di bawah naungan Al-Quran dan mencontohi sifat Rasulullah 
Yang boleh diajak berbincang dan berbicara
Yang menjaga nafsunya dari berbelanja
Yang sujudnya penuh kesyukuran dengan rahmat Allah ke atasnya

Lelaki idaman saya tak pernah membazirkan masa
Matanya kepenatan kerana penat membaca
Suaranya lesu kerana penat mengaji dan berzikir
Tidurnya lena dengan cahaya keimanan
Bangunnya subuh penuh kecergasan
Kerana sehari lagi usianya bertambah penuh dengan kematangan

Lelaki idaman saya sentiasa mengingati mati 
Yang baginya hidup di dunia adalah ladang akhirat
Yang mana buah kehidupan itu perlu dibaja dan dijaga
Agar berputik tunas yang bakal menjadi baka yang baik
Meneruskan perjuangan Islam sebelum hari kemudian

Lelaki idaman saya adalah lelaki
Yang tak terpesong dengan buaian dunia
Kerana dia mengimpikan syurga
Di situlah rumah idamannya dan dia ingin bawa saya bersama
Dialah lelaki idaman saya



Makanya, kalau nak dapat yang atas tu, kita pom kena lah jadi gitu. al-taibun li al-taibat, inshaAllah. nasihat untuk saya kikiki

Wednesday, November 10, 2010

Doa sebelum tidur



Geramnya tengok kucim-kucim ni tido.TOmei je. Saya pun mau tidur juga. Tapi sebelum tidur kita kena buat apa? Buat apa? baacee doa (tingat my niece sebut perkataan doa, commel). OKlah, hari ni doa tidur pulak J. Di bawah ini adalah regimented doa saya, inshaAllah setiap hari. Ada sebahagiannya zikir Fatimah dan regimented doa lain yang saya gabungkan. Apa yang pasti, mengucap itu wajib. Terutamanya, bila dah tak sempat-sempat nak take off hihihi biasanya dalam keadaan hayo (sebut yo dengan nasal). Kalau boleh tidurlah awal. Macam sekarang ni saya tidur lewat cicicici (nasihat kat urang kunun). Tokei Beras Faiza tu syorkan tidur around 10.30pm. Pastu bangun la kul 4 ke 5 ke. Ok pe? Kul seploh suku, baca al-Mulk dan diteruskan dengan ini:

1.       Al-Fatihah
2.       Ayat Kursi
3.       Ayat 1000 dinar
4.       Amanarrasul…ila akhr
5.       Al-Ikhlas 3x
6.       Al-Falaq
7.       Al-Nas
8.       Mengucap
9.       Selawat 3x
10.   Doa tidur. “Allahumma bi ismika aḥya wa amūt”
11.   Subhanallah 33x
12.   Alhamdulillah 33x
13.   Allah akbar 33x
14.   Lā ḥaula wa lā quwwata illā billah callī al-caẓim
15.   Subhanallah, walhamdulillah, wa la ilahaillallah, Allahu akbar 3x
16.   Nastaghfirullah al-caẓim 3x
17.   Maafkan diri sendiri (sok jangan buat lagi), maafkan orang (sok buat baik-baik), minta maaf kat orang (itu sebaik-baiknya). Hard but it can be done. Aja! Aja! Fighting!

Zikir 33x kali tu nak guna tasbih pun boleh, nak guna ruas jari pun boleh. Kaya kan, Tuhan kita ni? Any pragmatist would love this ^_^

lagi satu nak tambah, sebelum tido tu cuba ingat semula apa yang mak kita pesan ke kakak kita pesan ke sapa2 pesan ke. Contoh pesan, "kang basuh ikan tu", "yelah Mak, nanti along buat", Mak g tido, kita tengok tb, pastu kita lupe. subo sok baru ingat. pastu selow2 simpan ikan dam peti. pastu Mak wat spotcheck pagi tu, 'apesal ikan ni lembik lagi?'...haha..kantoi. kena maah wuwuwuw. kes benar hahaha

Tuesday, October 26, 2010

Untuk orang naik motor: Doa Hari Ini


Tadi saya balik, nampak orang naik motor. Saya suspect (hehe) penunggang itu suami, pembonceng itu isteri dan dicelah mereka, bayi kecil lingkungan 6 bulan. Saya hendak ke kiri dan sudah bagi lampu isyarat. Mereka hendak ke kanan tanpa isyarat. Buat pemotor yang membawa beberapa nyawa atau nyawanya sendiri, tolonglah bagi lampu isyarat. People can't see you sometimes even with lights on. Kita pun tak tahu. 
Doa saya kepada mereka:

"Ya Allah, Kau berkatilah orang naik motor ini. Selamatkanlah dia dari malapetaka. Kesianlah dekat dia Ya Tuhan. Kalau dia ada kelebihan lain mesti dia tak bawa motor bawa anak bini, Ya Allah"


Yelah, kalau dia ada pilihan yang lain, mesti dia bawa menda lain eg. traktor ke kete sepot ke. Alhamdulillah, Allah bagi aku kemudahan. Gunakan sebaik mungkin. Bawalah kenderaan apa-apa pun bacalah doa naik kenderaan. Saya biasa baca ikut turutan ini:


  1. Subḥānalladhī sakhkharalanā hādhā wa mā kunnā lahū mukrinīn, wa innā ilā rabbinā lamunqalibūn – Surah al-Zukhruf 43: 13-14
  2. BismilLāhilladhī lā yaḍurru macasmihi shai’un fīl arḍi wa lā fissamāī wa huwassamicul calīm x3 - hadith
  3. Ayat Kursi x3


Untuk doa dan amalan yang lanjut boleh selak buku Shama'il Muhammad. Perbahasan lanjut tentang hadith di sini. Kalau nak buku, boleh beli di sini